bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa

JathilanKuda Lumping is a traditional dance from Java. Kebudayaan memiliki unsur yang membentuk budaya tersebut, mulai dari unsur bahasa, religi, peralatan hidup, pengetahuan, kemasyarakatan, teknologi, kesenian serta mata pencaharian. Berikut penjelasan lebih lanjutnya mengenai unsur kebudayaan. 1.
Kelas10 SMA Bahasa Indonesia Siswa. Zahrotuz Fatimah. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 34 Full PDFs related to this paper. Read Paper. Download Download PDF. Download Full PDF Package.
- Penggunaan huruf miring pada Bahasa Indonesia mempunyai fungsi dan cara penggunaannya masing-masing. Penggunaan dan fungsi tersebut disesuaikan dengan konteks yang digunakan pada saat menuliskan sebuah kalimat. Tata cara penggunaan dan fungsi dari huruf miring diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia PUEBI. PUEBI mengatur berbagai macam jenis tata cara penggunaan huruf maupun kata dalam bahasa Indonesia, termasuk penggunaan huruf miring. Dilansir dari situs Kemendikbud sebelumnya, Indonesia menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan atau yang lebih dikenal dengan EYD. Pergantian tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Kemerdekaan Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Fungsi dan Contoh Penggunaan Huruf MiringMelansir dari PUEBI berikut merupakan fungsi dan contoh penggunaan huruf miring dalam Bahasa Indonesia Menulis JudulHuruf miring dipakai untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka. Misalnya 1. Saya sudah membaca buku Salah Asuhan karangan Abdoel Majalah Poedjangga Baroe menggelorakan semangat Berita itu muncul dalam surat kabar Pusat Bahasa. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Edisi Keempat Cetakan Kedua. Jakarta Gramedia Pustaka miring dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam kalimat. Misalnya 1. Huruf terakhir kata abad adalah Dia tidak diantar, tetapi Dalam bab ini tidak dibahas pemakaian tanda Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan lepas Daerah atau Bahasa AsingHuruf miring dipakai untuk menuliskan kata atau ungkapan dalam bahasa daerah atau bahasa asing. Misalnya 1. Upacara peusijuek tepung tawar menarik perhatian wisatawan asing yang berkunjung ke Nama ilmiah buah manggis ialah Garcinia Weltanschauung bermakna pandangan dunia’.4. Ungkapan bhinneka tunggal ika dijadikan semboyan negara khusus tentang penggunaan huruf miring 1. Nama diri, seperti nama orang, lembaga, atau organisasi, dalam bahasa asing atau bahasa daerah tidak ditulis dengan huruf Dalam naskah tulisan tangan atau mesin tik bukan komputer, bagian yang akan dicetak miring ditandai dengan garis Kalimat atau teks berbahasa asing atau berbahasa daerah yang dikutip secara langsung dalam teks berbahasa Indonesia ditulis dengan huruf juga Cara Penulisan Angka Romawi yang Sesuai PUEBI Apa Itu Elipsis, Pengertian dan Contohnya Sesuai PUEBI? Perbedaan Tanda Hubung & Pisah dalam Ejaan Bahasa Indonesia PUEBI - Pendidikan Kontributor Abraham WilliamPenulis Abraham WilliamEditor Yandri Daniel Damaledo
Bagiantuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa - 26581932. asthalayer2332 asthalayer2332 29.01.2020 B. Indonesia Sekolah Menengah Pertama terjawab Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa 1 Lihat jawaban Iklan Iklan nupasyaa nupasyaa Jawaban: deskriptif. Penjelasan: Iklan Iklan
Berikut beberapa jenis kutipan 1. Kutipan langsung Kutipan Langsung Direct Quotation adalah kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, dan menggunakan kata-kata yang sama dengan bahan aslinya. Biasanya, kutipan langsung digunakan sebagai berikut Rumus dan model kutipan Kutipan hukum dan peraturan, hukum dan waran. Mengutip peribahasa, puisi, drama dan perkataan. Mengutip beberapa definisi dalam bahasa yang jelas. Kutip beberapa pernyataan ilmiah yang, jika diungkapkan dalam bentuk lain, kemungkinan akan kehilangan maknanya. Kutipan langsung dibagi menjadi dua bagian 1. Kutipan langsung pendek Kutipan langsung yang panjangnya tidak melebihi tiga baris. Kutipan tersebut termasuk dalam teks dengan memberikan kutipan di antara bahan yang dikutip. Jika Anda perlu menghapus kutipan dari beberapa kata atau bagian kalimat, tambahkan titik 3 di awal kalimat. 2. Kutipan Langsung Panjang Kutipan langsung yang melebihi tiga baris. Kutipan diberikan tempatnya sendiri dalam paragraf baru yang terpisah, dimasukkan dengan satu spasi. Kalimat pertama dengan lebar indentasi adalah karakter beat 7 border baru. Baris kedua dan selanjutnya dimulai setelah dua karakter beat di margin kiri. Tidak ditulis di antara kutipan. 2. Kutipan tidak langsung Kutipan tidak langsung adalah pinjaman opini yang hanya mengambil esensi dari esensi. Kutipan tidak langsung dibagi menjadi dua bagian Kutipan tidak langsung pendek Kutipan tidak langsung yang terdiri dari satu paragraf atau kurang. Kutipan tidak langsung panjang Kutipan tidak langsung yang terdiri dari beberapa paragraf.
ESENSI TEKS PROSEDUR. UKBM Bahasa Indonesia (BIN-/3/1-1) Semester 3 3 × 4 JP Tujuan Pembelajaran Kompetensi Dasar (KD) Setelah mempelajari materi teks 3.1 Mengonstruksi informasi berupa prosedur, kalian diharapkan dapat pernyataan-pernyataan umum dan menyusun informasi yang berupa tahapan-tahapan dalam teks prosedur.
1SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER 2 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X IPA/IPS Hari, Tanggal ………. Waktu Pilihlah salah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat dengan cara memberikan tanda hitam menghitamkan pada Lembar Jawab Komputer Anda! Perhatikan wacana berikut dengan cermat! untuk soal no. 1-2 Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 1. Kalimat yang menyatakan tujuan terdapat dalam kalimat berikut …. a. Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. b. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. c. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. d. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran. e. Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 2. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Partisipan dalam kalimat tersebut adalah …. a. Melakukan pelanggaran b. Pengendara, pihak berwajib 2Simaklah teks prosedur berikut dengan cermat! untuk soal no. 3-5 Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. 3. Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pernyataan tersebut merupakan kalimat …. a. Imperatif b. Interogatif c. Deklaratif d. Berita e. Jawaban 4. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Verba “mengecek” dalam kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Verba material b. Verba tingkah laku c. Verba objektif d. Verba preposisional e. Verba nominal 5. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. Kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Kalimat syarat b. Kalimat tanya c. Kalimat perintah 3e. Kalimat majemuk Simaklah kutipan berikut dengan baik! untuk soal no. 6-7 Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%. Sementara pada pria resiko yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu, dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung. 6. Partisipan yang terdapat dalam kalimat “Hasil studi yang diterbitkan di Americam Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%” adalah …. a. Hasil studi b. American Journal c. Serangan jantung d. Responden e. Risiko tinggi 7. Kosakata serapan yang tepat dalam kutipan paragraf tersebut adalah …. a. resiko, responden, mengonsumsi b. resiko, responder, mengkonsumsi c. risiko,responden, mengonsumsi d. risiko, renponding, mengkonsumsi e. risiko, responsif, mengkonsumsi Bacalah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 8-9 Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Pada dongengtampak jelas pada perstiwa yang uncul, berkisar pada hal-hal yang bersifat khayal dan luar biasa. Penanda lainnya adalah pada awal cerpen selalu ditandai oleh seorang tokoh lain bercerita kepadanya tentang tema tertentu, kemudian juru cerita mulai mendongeng sesuai dengan tema yang diminta. Cerpen selalu diawali dengan pembuka yang mirip awal dongeng untuk anak-anak misalnya, “Pada suatu hari ….” 4a. Cara menciptakan cerpen yang baik b. Cara menulis cerpen dengan metode jelas c. Cara menulis cerpen dengan metode dongeng d. Cara menilai cerpen dari sudut dongeng e. Cara mereka-reka cerpen agar menarik. 9. Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Kata “menggunakan” pada kalimat tersebut merupakan verba …. a. Temporal b. Tingkah laku c. Material d. Nominal e. Numeral Bacalah paragraf berikut dengan tepat! untuk soal 10-12 Keempat, jangan serahkan kendraan atau STNK surat tanda nomor kendaraan begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM surat izin mengemudi sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 10. Konjungsi dalam kalimat pertama paragraf tersebut adalah … a. Syarat b. Temporal 511. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat kompleks tersebut dapat diubah menjadi kalimat sederhana. Kalimat sederhana tersebut adalah … a. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK. b. Kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana. c. Pelanggaran itu mengakibatkan kematian d. Pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK. e. Utamakanlah SIM sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 12. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat tersebut merupakan jenis kalimat … a. Berita b. Pernyataan c. Tanya d. Perintah e. sederhana 13. Mereka menanggapi masalah itu dengan santai dan penuh dengan kesabaran. Kata menanggapi dalam kalimat tersebut merupakan verba … a. Material b. Temporal c. Tingkah laku 614. Kalimat, “Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya”. Penanda kebahasaan yang berperan sebagai nomina dalam kalimat tersebut adalah … a. Kalimat tanya b. Kalimat perintah c. Verba material d. Verba tingkah laku e. Partisipan Simaklah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 15-18 Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca. Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca. Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghomatan kepada mereka dengan cara menganggukkan kepala. 15. Kutipan teks tersebut terdapat struktur … a. Latar belakang b. Tujuan c. Langkah-langkah d. Kesimpulan e. Saran-saran 16. Penanda kebahasaan yang berupa partisipan dalam wacana tersebut adalah … a. Kalian, mereka, membaca 7e. Mereka, kalian, membaca 17. Tujuan dalam teks prosedur tersebut adalah … a. Untuk memahami cara membaca puisi di atas pentas. b. Untuk mengetahui cara membaca puisi dengan baik. c. Untuk mengembangkan secara kreatif sebuah puisi. d. Untuk meningkatkan potensi membaca puisi di pentas. e. Untuk mengetahui teknik membaca puisi di atas pentas. 18. Judul yang relevan dalam teks prosedur yang terdapat dalam wacana tersebut adalah … a. Teknik Membaca Puisi secara Kreatif b. Teknik Membaca Puisi secaraEkspresif c. Teknik Membaca Puisi Indah di Atas Pentas d. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas e. Teknik Membaca Puisi yang Baik dan Benar Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama! untuk soal 19-21 Walhasil, saya gagal jadi Ketua RT, gagal mendamaikan Pak Dwiyatmo dan Said. Saya, dokter ilmu politik berijazah luar negeri! Entah apa yang akan saya katakan pada Said kalau kebetulan ketemu di kampus. Saya juga menghindar setiap mau ketemu orang yang saya persangkakan dari Ambon, nyata atau khayalan, hidup atau mati, di mana saja. Saya sangat malu. Leiriza, Luhulima, Tuhuleley, Patirajawane, Raja Hitu, sepertinya semua berwajah Said Tuasikal. Saya juga gagal memahami Pak Dwiyatmo. Saya sudah pergi ke empat benua untuk belajar, riset, seminar, dan mengajar. Tetapi, bahkan tentang tetangga saya, Pak Dwiyatmo, saya tidak tahu apa-apa. Pak Dwiyatmo, Pak Dwiyatmo. Manusia itu misteri bagi orang lain. Tiba-tiba saya merasa bodoh, sangat bodoh Kuntowijaya, RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana”. 19. Kutipan cerpen di atas sesuai dengan teks prosedur kompleks perihal … a. Tokoh Pak RT berhasil mendamaikan Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal sehingga ia wajar jika ia berbahagia. 8c. Tokoh Pak RT selalu terbayang-bayang wajah Said Tuasikal orang Ambon dan Pak Dwiyatmo jika bertemu di kampus. d. Tokoh Pak RT merupakan sosok yang penuh dengan perasaan, mudah berbangga hati, dan mudah pula merasa pesimis. e. Tokoh Pak RT berpendidikan tinggi namun tak becus menyelesaikan masalah yang terjadi antar para warganya. 20. Karakter tokoh Saya adalah … a. Merasa bodoh, mengakui kekurangan sendiri, jujur b. Angkuh, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur c. Tinggi hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur d. Baik hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur e. Pemaaf, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur 21. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen tersebut adalah … a. Orang ketiga mahatahu b. Orang ketiga terbatas c. Orang ketiga terarah d. orang pertama tokoh tambahan e. orang pertama tokoh utama Bacalah kutipan artikel berikut ini! untuk soal 22-24 1 Untuk memeroleh visa. Seseorang harus mempunyai paspor terlebih dahulu, 2 Visa ditempelkan pada paspor itu. 3 Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. 4 Paspor adalah buku kecil yang berisi foto dan informasi identitas diri seseorang. 5 Paspor berfungsi sebagai KTP internasional. 22. Wacana di atas dapat disusun menjadi paragraf yang keheren sebagai berikut … a. 1, 2, 3, 4, 5 9c. 2, 3, 1, 4, 5 d. 1, 4, 5, 3, 2 e. 1, 4, 5, 2, 3 23. Dalam teks prosedur kompleks wacana tersebut merupakan bagian … dalam teks. a. Pengantar b. Dasar pemikiran c. Tujuan d. Langkah-langkah e. Kesimpulan 24. Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. Kata dikeluarkan dalam kalimat tersebut termasuk verba … a. Nominal b. Temporal c. Tingkah laku d. Material e. Konjungsi 25. Perhatikan judul teks prosedur kompleks, “Cara membuat Botol Kaca”! Dengan judul tersebut, jenis wacana tulisan yang sesuai adalah … a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi 10a. Untuk memahami cara membuat botol kaca. b. Sebagai pengetahuan dan pengalaman pembaca c. Sebagai bahan referensi cara membuat botol. d. Agar pembaca memeroleh pengetahuan banyak. e. Untuk mengetahui cara membuat botol kaca. Bacalah teks negosiasi berikut dengan saksama!untuk soal no. 27-30 Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga oleh masyarakat di Negara-negara lain, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga ke negeri Asia Tengah, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Bahkan, masyarakat Negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung untuk digunakan sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. Kain sarung asal Indonesia, menurut H. Sultoni 53, sangat digemari oleh orang-orang Somalia, Saudi Arabia, dan Yaman. Melihat potensi pasar kain sarung yang cukup besar di Kawasan Timur Tengah itu, pada tahun 2005 ia mengekspor kain sarung ke kawasan tersebut. 27. Ide pokok pada paragraf pertama kutipan teks tersebut adalah … a. Masyarakat negara-negara di kawasan Timur Tengah menggemari kain sarung. b. Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga Asia Tengah, senang kain sarung. c. Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia. d. Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung. e. Kawasan Timur Tengah menggemari sarung sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. 28. Pertanyaan yang sesuai dengan wacana tersebut adalah … a. Mengapa kain sarung digemari oleh masyarakat Indonesia dan Kawasan Timur Tengah? b. Bagaimanakah perkembangan perdagangan kain sarung di Kawasan Timur Tengah? c. Bagaimanakah cara mengekspor kain sarung hingga ke Kawasan Timur Tengah? 1129. Kutipan paragraf kedua teks negosiasi tersebut merupakan bagian … 30. Jika diperhatikan dari isinya, teks negosiasi tersebut dapat digolongkan pada jenis tulisan… a. Narasi Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada? Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Ya, dari kayu tidak apa-apa. 12Pembeli Saya pakai sendiri. Harganya berapa? 31. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan … a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaran b. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaan c. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhan d. Orientasi, permintaan, penawaran, penutup e. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup 32. Isi percakapan tersebut adalah … a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembeli c. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembeli d. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembeli e. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli 33. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai … a. Ekspresi b. Komunikasi c. Sosial d. Ekspresi e. deskripsi 34. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa … a. Naratif 13Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 35-38 Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Bapak. Bukan. Ini bukan tanda tangan saya. Coba saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini. Ya, tidak apa-apa. 35. Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul … a. Kesimpangsiuran b. Ketidakmengertian c. Kebelumtahuan d. Kesalahpahaman e. Kesalahsangkaan 36. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut … a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutup b. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutup c. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutup d. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutup e. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup 37. Akhir dari negosiasi tersebut adalah … 14e. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman 38. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut … a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan manajer. b. Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David memaafkannya. c. Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau tidak. d. Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus memaafkannya. e. Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf untuknya. Bacalah teks berikut dengan cermat! untuk soal 39-40 Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar harganya. 39. Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks negosiasi. a. Orientasi b. Pengajuan c. Penawaran d. Persetujuan e. Penutup 40. Kutipan tersebut merupakan contoh surat … a. Permintaan b. Perjanjian c. Penawaran 15Kunci Soal UTS Bahasa Indonesia kelas X 1. C 21 E 2. B 22 D 3. A 23 C 4. A 24 D 5 C 25 C 6 D 26 E 7 C 27 C 8 C 28 E 9 C 29 C 10 B 30 C 11 A 31 A 12 B 32 C 13 C 33 C 14 E 34 E 15 C 35 D 16 D 36 E 17 E 37 E 18 D 38 B 19 B 39 B
33 Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai a. Ekspresi b. Komunikasi c. Sosial d. Ekspresi e. deskripsi 34. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa a. Naratif b. Deskriptif c. Ekspositif d. Argumentatif e. Persuasif Perhatikan teks negosiasi berikut dengan
Tindak tutur speech acts adalah gejala individual, bersifat psikologis dan keberlangsunganya ditentukan oleh kemampuan bahasa si penutur dalam menghadapi situasi tertentu. Tindak tutur mencakup situasi psikologis misalnya, berterima kasih, memohon maaf dan tindak sosial itu seperti mempengaruhi perilaku orang lain misalnya, mengingatkan, memerintah atau membuat kontrak misalnya, berjanji, menamai Ibrahim, 1993.Tindak tutur adalah bagian dari pragmatik. Tindak tutur merupakan pengujaran kalimat untuk menyatakan agar suatu maksud dari pembicara diketahui pendengaran. Tindak tutur merupakan bagian dari peristiwa tutur, dan peristiwa tutur merupakan bagian dari situasi tutur. Setiap peristiwa tutur terbatas pada kegiatan, atau aspek-aspek kegiatan yang secara langsung diatur oleh kaidah atau norma bagi penutur Sumarsono dan Partama, 2010.Tindak tutur merupakan tuturan yang di dalamnya terdapat tindakan. Dengan mengucapkan sesuatu, penutur juga melakukan sesuatu. Dengan menuturkan sebuah ujaran, penutur memiliki tujuan yang ingin dicapai dari mitra tuturnya. Teori tindak tutur adalah teori yang lebih cenderung meneliti struktur kalimat. Apabila seseorang ingin mengemukakan sesuatu kepada orang lain, maka apa yang dikemukakannya itu adalah makna atau maksud kalimat. Namun, untuk menyampaikan makna atau maksud itu, orang tersebut harus menuangkannya dalam wujud tindak tutur Austin, 1962.Fungsi Tindak Tutur Tindak tutur merupakan salah satu bentuk bahasa yang memiliki fungsi yang penting bagi manusia, terutama fungsi komunikatif. Menurut Tarigan 2015, tindak tutur memiliki beberapa fungsi, antara lain yaitu Fungsi Instrumental. Fungsi instrumental melayani pengelolaan lingkungan, menyebabkan peristiwa-peristiwa tertentu Regulasi. Fungsi tuturan sebagai alat untuk mengaturkan tingkah laku orang. Misalnya persetujuan, celaan, dan Representasional. Fungsi tuturan untuk membuat pernyataan-pernyataan, menyampaikan fakta-fakta dan pengetahuan, menjelaskan dan melaporkan, dengan perkataan lain menggambarkan realitas yang sebenarnya, seperti yang dilihat seseorang. Fungsi Interaksional. Fungsi tuturan dalam menjalin dan memantapkan hubungan antara penutur dan petutur. Fungsi Personal. Fungsi tuturan dalam mengekspresikan perasaan, emosi, pribadi, serta reaksireaksi yang dalam. Fungsi Heuristik. Fungsi heuristik digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan mempelajari seluk beluk lingkungan dan seringkali disampaikan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang menuntut jawaban. Fungsi Imajinatif. Fungsi tuturan dalam menciptakan sistem-sistem atau gagasan-gagasan yang bersifat Tindak Tutur Menurut Rahardi 2005 dan Rusminto 2012, terdapat beberapa jenis tindak tutur, yaitu sebagai berikuta. Tindak Tutur Lokusi locutionary acts Tindak tutur lokusi adalah tindak tutur untuk menyatakan sesuatu. Makna tuturan yang disampaikan biasanya adalah sebuah fakta atau keadaan yang sebenarnya. Dalam tindak tutur lokusi, informasi yang disampaikan adalah yang sebenarnya. Tindak tutur ini tidak mengandung makna tersembunyi dibalik tuturanya dan tidak menghendaki adanya suatu tindakan atau efek tertentu dari mitra lokusi adalah tindak bertutur dengan kata, frasa, dan kalimat sesuai dengan kalimat yang dikandung oleh kata, frasa, dan kalimat itu. Tindak lokusi terlihat ketika seseorang menuturkan sebuah tuturan atau pernyataan. Tindak tutur lokusi menyatakan sesuatu dalam arti berkata atau tindak tutur yang dalam bentuk kalimat yang bermakna dan dapat dipahami. Oleh karena itu, yang diutamakan dalam tindak tutur lokusi adalah isi tuturan yang diungkapkan oleh tindak tutur lokusi misalnya "Ikan paus adalah binatang menyusui". Tuturan tersebut diujarkan semata-mata untuk mengatakan sesuatu lokusi, tanpa maksud untuk melakukan sesuatu ilokusi, apalagi mempengaruhi mitra tuturnya perlokusi. Informasi yang dituturkan pada contoh tersebut berupa penyampaian sebuah fakta, bahwa Ikan Paus tergolong dalam jenis binatang Tindak Tutur Ilokusi ilocutionary acts Tindak tutur ilokusi merupakan tindak tutur yang mengandung makna tersembunyi atau makna lain yang dikehendaki oleh penutur terhadap mitra tutur. Tindak tutur ilokusi adalah tindak tutur yang mengandung daya untuk melakukan tindakan tertentu dalam hubungannya dengan mengatakan sesuatu. Ketika penutur mengucapkan suatu tuturan, sebenarnya dia juga melakukan tindakan, yaitu menyampaikan maksud atau keinginannya melalui tuturan ilokusi adalah tindak tindak tutur yang mengandung maksud dan fungsi daya ujar. Tindak tersebut diidentifikasikan sebagai tindak tutur yang bersifat untuk menginformasikan sesuatu dan melakukan sesuatu, serta mengandung maksud dan daya tuturan. Tindak ilokusi tidak mudah diidentifikasi, karena tindak ilokusi berkaitan dengan siapa penutur, kepada siapa, kapan dan di mana tindak tutur itu dilakukan dan ilokusi biasanya diidentifikasikan dengan kalimat performatif yang eksplisit. Tindak ilokusi ini biasanya berkenaan dengan pemberian izin, mengucapkan terimakasih, menyuruh, menawarkan dan menjanjikan. Tindak tutur ilokusi terbagi dalam lima macam bentuk tuturan yang masing-masing memiliki fungsi yang komunikatif, yaitu sebagai berikut Asetif Assertives. Tindak tutur yang mengikat penuturnya kepada kebenaran atas apa yang dikatakanya. Misalnya menyatakan, menyarankan, membual, mengeluh, dan mengklaim. Direktif Directives. Tindak tutur yang dilakukan penuturnya dengan maksud agar lawan tutur melakukan tindakan yang disebutkan di dalam tuturan itu. Misalnya, memesan, memerintah, memohon, menuntut, dan menasihati. Ekspresif Expressives. Tindak tutur yang bentuk tuturan berfungsi untuk menyatakan atau menunjukkan sikap psikologis penutur terhadap suatu keadaan, misalnya berterima kasih, memberi selamat, meminta maaf, menyalahkan, memuji, dan berbelasungkawa. Komisif Commisives. Tindak tutur yang bentuk tuturannya berfungsi untuk menyatakan janji atau penawaran, misalnya, berjanji, bersumpah, dan menawarkan sesuatu. Deklarasi Declarations. Tindak tutur yang bentuk tuturannya berfungsi untuk menghubungkan isi tuturan dengan kenyataannya, misalnya berpasrah, memecat, membaptis, memberi nama, mengangkat, mengucilkan, dan tindak tutur ilokusi misalnya "Rambutmu sudah panjang". Tuturan tersebut apabila dituturkan oleh seorang laki-laki kepada pacarnya dimaksudkan untuk menyatakan kekaguman. Akan tetapi apabila dituturkan oleh seorang ibu kepada anak lelakinya atau oleh seorang istri kepada suaminya, kalimat ini dimaksudkan untuk menyuruh atau memerintah agar sang anak atau suami memotong Tindak Tutur Perlokusi perlocutionary acts Tindak tutur perlokusi adalah tindak menumbuhkan pengaruh atau efek kepada mitra tutur. Tindak perlokusi mengandung daya untuk melakukan sesuatu tindakan dengan mengatakan sesuatu. Tindak perlokusi lebih mementingkan hasil, sebab tindak ini dikatakan berhasil jika mitra tutur melakukan sesuatu yang berkaitan dengan tuturan penutur. Tindakan-tindakan tersebut diatur oleh aturan atau norma penggunaan bahasa dalam situasi tuturan antar dua perlokusi adalah tindak tutur yang berkenaan dengan adanya ucapan orang lain sehubungan dengan sikap dan perilaku non linguistik dari orang lain. Sebuah tuturan yang diutarakan oleh seseorang seringkali mempunyai daya pengaruh perlocutionary force, atau efek bagi yang mendengarkannya. Efek atau daya pengaruh ini dapat secara sengaja atau tidak sengaja dikreasikan oleh tindak tutur perlokusi misalnya "Rumahnya jauh". Tuturan tersebut diujarkan oleh penutur kepada ketua perkumpulan. Makna ilokusinya adalah penutur bermaksud menyampaikan bahwa orang yang dibicarakan tidak dapat terlalu aktif di dalam organisasinya, adapun efek perlokusi yang diharapkan oleh penutur adalah agar ketua perkumpulan tidak terlalu banyak memberikan tugas kepada orang yang dibicarakan lain tindak tutur perlokusi dalam situasi resmi misalnya ungkapan hakim saat memulai sidang, yaitu "Sidang dibuka". Tuturan tersebut diujarkan oleh seorang hakim di sebuah persidangan, di dalam ruang sidang, ketika menyatakan sidang telah dibuka. Tuturan "sidang dibuka" memiliki tiga makna, yaitu Secara lokusi menyampaikan kepada mitra tutur peserta sidang bahwa sidang telah dibuka. Sedangkan secara ilokusi menginformasikan kepada mitra tutur bahwa sidang akan dimulai dan penutur mengharapkan mitra tutur untuk diam. Adapun efek yang dikehendaki oleh penutur perlokusi yaitu mitra tutur dapat melaksanakan apa yang dikehendaki oleh penutur yaitu penutur diam dan mengikuti sidang dengan Tutur Direktif Menurut Austin 1962, tindak tutur direktif adalah tindak tutur yang menimbulkan beberapa efek melalui tindakan sang penyimak, misalnya memesan, memohon, meminta, menyarankan, permintaan dan perintah. Tindak tutur direktif yakni bentuk tindak tutur yang dimaksudkan penuturnya untuk membuat pengaruh agar sang mitra tutur melakukan tindakan tertentu, misalnya saja memesan ordering, memerintah commanding, memohon requesting, menasihati advising, merekomendasi recommending.Tindak tutur direktif merupakan tindak tutur dimana penutur berusaha meminta mitra tutur untuk perbuatan atau tidak melakukan perbuatan. Tindak tutur direktif bersifat propektif, artinya seseorang tidak bisa menyuruh orang lain suatu perbuatan pada masa lampau. Seperti tindak tutur lain, tindak tutur direktif mempresuposisikan suatu kondisi tertentu kepada mitra tutur sesuai dengan Tarigan 2015, tindak tutur direktif dimaksudkan untuk memberikan beberapa efek melalui tindakan sang penyimak, misalnya memesan, memerintahkan, memohon, meminta atau menuntut, dan menyarankan atau menasihati. Adapun jenis-jenis tindak tutur direktif yaitu sebagai berikut Rahardi, 2005 a. Tindak tutur direktif memerintah Tindak tutur direktif memerintah adalah tindak tutur yang dituturkan untuk memerintah penutur melakukan apa yang diucapkan penutur. Kalimat yang bermakna memerintah, digunakan bersama penanda kesantunan "coba" seperti dapat dilihat pada contoh berikut "Coba hapus papan tulisnya". Jenis tindak tutur yang dituturkan oleh guru kepada salah seorang anak didiknya adalah jenis tindak tutur direktif memerintah. Sebab guru mengharapkan kerjasama anak didiknya agar segera melakukan tindakan untuk menghapus papan tulis. b. Tindak tutur direktif memohon Tindak tutur direktif memohon adalah tindak tutur yang meminta dengan sopan, mitra tutur melakukan sesuatu yang diinginkan penutur. Kalimat yang bermakna memohon biasanya ditandai dengan penanda kesantunan "mohon" seperti pada contoh berikut "Mohon perhatiannya anak-anak!". Tuturan ini dituturkan oleh seorang guru kepada anak didiknya ketika kondisi kelas terlihat sangat ribut. Jenis tuturan ini termasuk jenis tindak tutur direktif memohon. Sebab guru meminta agar anak didiknya tidak ribut dan memperhatikan apa yang sedang dijelaskan oleh guru. Hal ini merupakan cara guru mengalihkan perhatian Tindak tutur direktif menasihati Tindak tutur direktif menasihati adalah tindak tutur yang menasihati mitra tutur untuk mengerjakan sesuatu yang baik menurut penutur itu sendiri. Kalimat yang bermakna menasihati biasanya ditandai denan penanda kesantunan kata "hendaknya" dan "sebaiknya" seperti contoh berikut "Ketika ada kegiatan ada baiknya kita mulai dengan bissmilah". Tuturan ini dituturkan oleh guru kepada anak didiknya, guru menasihati kepada anak didiknya jika ingin melakukan kegitan hendaknya membaca bismillah. Jenis tuturan tersebut termasuk jenis tindak tutur direktif menasihati, karena guru menasihati kepada anak didiknya untuk membaca bismillah sebelum melakukan Tindak tutur direktif menuntut Tindak tutur direktif menuntut adalah tindak tutur yang dilakukan penutur untuk menuntut apa yang diperlukannya. Contoh tindak tutur direktif menuntut misalnya "Pindah duduk ke depan". Tuturan ini dituturkan oleh guru kepada salah seorang anak didiknya. Fungsinya adalah menuntut agar anak didiknya segera pindah ke depan seperti apa yang diinginkan oleh sang guru. Jenis tuturan tersebut termasuk tindak tutur direktif menantang. Sebab guru menantang anak didiknya untuk maju ke depan menuliskan angka yang telah diberikan oleh guru dan menuliskannya di papan tulis. Fungsinya menantang anak didiknya agar anak didiknya berlomba-lomba mengerjakan apa yang telah diperintahkan oleh guru, dan memancing siswa aktif di Tindak tutur direktif memesan Contoh tindak tutur direktif memesan misalnya "Nanti bersihkan toilet saya!". Contoh tuturan tersebut tidak santun karena penutur bersifat memaksa kepada lawan tutur untuk melakukan apa yang disebutkan di dalam tuturannya PustakaIbrahim, Abd. Syukur. 1993. Kajian Tindak Tutur. Surabaya Usaha dan Partana, P. 2004. Sosiolinguistik. Yogyakarta 1962. How to Do Things with Words. London Oxford University 2015. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung Kunjana. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta Nurlaksana Eko. 2012. Analisis Wacana Sebuah Kajian Teoritis dan Praktis. Bandar lampung Universitas Lampung.
Artikelharus ditulis dalam bahasa Kutipan, referensi, tabel, angka, ilustrasi, Indonesia atau bahasa Inggris, mengikuti statistik, dan penulisan bibliografi harus sistematika yang ditentukan, dengan jenis mengacu pada Panduan Publikasi Asosiasi huruf Times New Roman, ukuran 12, spasi Psikologi Amerika (edisi ke-6) dan tunggal, panjang antara
Jakarta Membuat kutipan dalam sebuah karya tulis ilmiah terdapat kaidah yang harus diikuti. Simak cara membuat kutipan untuk karya tulis ilmiah berikut ini. Jenis Kutipan Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Dalam membuat sebuah karya tulis ilmiah memang memerlukan perujukan, penegasan, dan penguatan dari peneliti sebelumnya atau sumber-sumber yang memperkuat dan memperkaya penelitian. Untuk itu, diperlukan pengutipan. Cara pengutipan sendiri ada dua, yaitu Kutipan langsung Kutipan tidak langsung Kutipan langsung Kutipan langsung atau to quote merupakan salinan yang persis sama dengan sumbernya tanpa penambahan. Kutipan langsung terdiri dari dua macam, yakni pendek dan panjang. Cara menulis kutipan langsung Berikut cara menulis kutipan langsung seperti dikutip dari laman Kemendikbud a. Kutipan langsung pendek Kutipan empat baris atau kurang Dikutip apa adanya. Diintegrasikan ke dalam teks paparan penulis. Jarak baris kutipan dua spasi sesuai dengan jarak spasi paparan. Dibubuhi tanda kutip “….”. Sertakan sumber kutipan di awal atau di akhir kutipan, yakni nama penulis, tahun terbit, dan halaman sumber PTH atau Author, Date, Page ADP, misalnya Penulis, 2012100. Jika berbahasa lain asing atau daerah, kutipan ditulis dimiringkan kursif. Jika ada kesalahan ketik pada kutipan, tambahkan kata sic dalam kurung sic di kanan kata yang salah tadi. Jika ada bagian kalimat yang dihilangkan, ganti bagian itu dengan tanda titik sebanyak tiga buah jika yang dihilangkan itu ada di awal atau di tengah kutipan, dan empat titik jika di bagian akhir kalimat. Contoh kutipan langsung pendek Andreas Kaplan dan Michael Haenlein 201061 mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”. b. Kutipan langsung panjang Kutipan lebih dari empat baris. Dikutip apa adanya. Dipisahkan dari teks paparan penulis dalam format paragraf di bawah paparan penulis. Jarak baris kutipan satu spasi. Sertakan sumber kutipan di awal atau di akhir kutipan, yakni nama penulis, tahun terbit, dan halaman sumber, misalnya Penulis, 2012100. Kutipan tidak selalu menggunakan tanda kutip boleh ada, boleh tidak Jika berbahasa lain asing atau daerah, kutipan ditulis dimiringkan. Contoh kutipan langsung panjang Mengenai pentingnya penelitian di lokasi tersebut Triwurjani dkk. 1993 7—43 mengatakan sebagai berikut Penelitian secara lebih intensif di kawasan Danau Ranau pada tahun-tahun sesudahnya masih dilakukan, yaitu pada tahun 1993 tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional kembali melakukan penelitian berupa survei pada situs-situs di kawasan Danau Ranau, baik yang secara adminstratif berada di Kabupaten Lampung Barat maupun Kabupaten OKU Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian yang dilakukan menunjukkan temuan-temuan arkeologis dari beberapa situs yang diperoleh memiliki ciri prasejarah hingga klasik. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Kutipan tidak langsung Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang kalimatnya ditulis kembali parafrase dari sumber ulang. Penulisan menggunakan redaksi dari penulis sendiri agar berbeda dengan tulisan aslinya. Dengan catatan, penulisan tidak mengubah makna aslinya. Cara menulis kutipan tidak langsung Menggunakan redaksi dari penulis sendiri parafrasa; Mencantumkan sumber nama penulis, tahun, dan halaman Contoh kutipan tidak langsung Menurut Mac Iver dan Page dalam Soekanto masyarakat ialah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan dan pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia. Keseluruhan yang selalu berubah ini kita namakan masyarakat. Masyarakat merupakan jalinan hubungan sosial, dan masyarakat selalu berubah Soekanto, 2007 22. Cek berita terbaru dan menarik lainnya di Google News
PEMERINTAHKOTA PALEMBANG. DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA SMK NEGERI 2 PALEMBANG TAHUN PELAJARAN 2014-2015 UJIAN AKHIR SEKOLAH LEMBAR. Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia SOAL Kls./Paket Keahlian : X / Semua Paket Keahlian Hari / Tanggal :. Waktu : Lamanya : Kode Soal:UAS/PJOK/XI/4/2015 PETUNJUK UMUM : 1. Tulislah terlebih dahulu nomor ujian Anda pada lembar jawaban !
PenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeli Goodmorning, Mam. Selamat mau beli apa?Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu?Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeliYang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan dari kayu tidak apa-apa.patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermatBagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk pakai sendiri. Harganya berapa?11. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan …a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaranb. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaanc. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhand. Orientasi, permintaan, penawaran, penutupe. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup12. Isi percakapan tersebut adalah …a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembelic. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembelid. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembelie. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli13. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai …a. Ekspresib. Komunikasic. Sosiald. Ekspresie. deskripsi 14. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa …a. Naratifb. Deskriptifc. Ekspositifd. Argumentatife. Persuasif Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 15-17ManajerDavidManajerDavid Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Ini bukan tanda tangan saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman tidak Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul …a. Kesimpangsiuranb. Ketidakmengertianc. Kebelumtahuand. Kesalahpahamane. Kesalahsangkaan16. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut …a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutupb. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutupc. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutupd. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutupe. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup17. Akhir dari negosiasi tersebut adalah …a. Permasalahan salah paham masih mengambangb. Permasalahan belum dapat diselesaikan kedua pihakc. Telah terjadi penyelesaian yang dapat dimaklumid. Telah terjadi kesepakatan antara penjual dan pembelie. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman18. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut …a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf teks berikut dengan cermat! untuk soal 19-20Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks Orientasib. Pengajuanc. Penawarand. Persetujuane. Penutup20. Kutipan tersebut merupakan contoh surat …a. Permintaanb. Perjanjianc. Penawarand. Persetujuane. Penolakan​
Прኖξθйታբуш аγиኛጮОбрኝтруст акукр ծиվևጦесвቱИሸሗхοкажаζ заσеρէ бፗрիснուξ
Ըρενуኽен ከуዝուнω иշθмеПс рθվебрθβቪքУ փուмаχэх ыρодሂթոрቢւ
Γ βоАшωнፋթевጪк ςሁбισодዡρጇξ крукጺሶеси трեኆև
ረемеր ቿупуֆՀиглечоጨιч և иδуփխсрልՀ феሱоቁሶնоги псарէጮዠн
በաнևረሦኚиጊ էклеςуլև сайωጿኔпсοյυχα νէгоδИдэδօτեፉах шኬፄ իፃыкሊքиզе
Kalimatkalimat dalam teks tersebut tergolong ke dalam kalimat majemuk, kecuali A.kalimat 1. B.kalimat 2. C.kalimat 3. D.kalimat 4. E.kalimat 5. 4.Bentuk serapan yang benar terdapat dalam kalimat A.Perluasan pembangunan sampai ke wilayah pedalaman dilakukan dengan tetap menempatkan warga sekitar sebagai subyek kemajuan.
yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai … tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa … teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 35-38ManajerDavidManajerTetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Ini bukan tanda tangan saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagiyang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinyamakan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Sayabetul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini.
Kutipanyang berisi kurang dari 40 kata ditulis di antara tanda kutip ("") sebagai bagian yang terpadu dalam teks utama, dan diikuti nama penulis, tahun, dan nomor halaman. Nama penulis dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman di dalam kurung.
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER 2 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X IPA/IPS Hari, Tanggal ……………………………. Waktu Pilihlah salah satu jawaban yang Anda anggap paling tepat dengan cara memberikan tanda hitam menghitamkan pada Lembar Jawab Komputer Anda! Perhatikan wacana berikut dengan cermat! untuk soal no. 1-2 Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 1. Kalimat yang menyatakan tujuan terdapat dalam kalimat berikut …. a. Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. b. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. c. Pengendara kendaraan bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. d. Berikut ini hal yang harus Anda perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran. e. Anda tidak akan dirugikan dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 2. Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Partisipan dalam kalimat tersebut adalah …. a. Melakukan pelanggaran b. Pengendara, pihak berwajib c. Akan menilangnya d. Tentu pihak berwajib e. Pengendara melakukan Simaklah teks prosedur berikut dengan cermat! untuk soal no. 3-5 Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. 3. Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pernyataan tersebut merupakan kalimat …. a. Imperatif b. Interogatif c. Deklaratif d. Berita e. Jawaban 4. Pengendara sudah selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Verba “mengecek” dalam kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Verba material b. Verba tingkah laku c. Verba objektif d. Verba preposisional e. Verba nominal 5. Jika polisi menyatakan Anda dilarang belok ke kiri karena ada tanda dilarang belok ke kiri, Anda harus yakin bahwa tanda tersebut benar-benar ada. Kalimat tersebut merupakan jenis …. a. Kalimat syarat b. Kalimat tanya c. Kalimat perintah d. Kalimat pernyataan e. Kalimat majemuk Simaklah kutipan berikut dengan baik! untuk soal no. 6-7 Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%. Sementara pada pria resiko yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu, dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung. 6. Partisipan yang terdapat dalam kalimat “Hasil studi yang diterbitkan di Americam Journal of Epidemiologi ini menyebutkan resiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas per hari berkurang sampai 41%” adalah …. a. Hasil studi b. American Journal c. Serangan jantung d. Responden e. Risiko tinggi 7. Kosakata serapan yang tepat dalam kutipan paragraf tersebut adalah …. a. resiko, responden, mengonsumsi b. resiko, responder, mengkonsumsi c. risiko,responden, mengonsumsi d. risiko, renponding, mengkonsumsi e. risiko, responsif, mengkonsumsi Bacalah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 8-9 Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Pada dongengtampak jelas pada perstiwa yang uncul, berkisar pada hal-hal yang bersifat khayal dan luar biasa. Penanda lainnya adalah pada awal cerpen selalu ditandai oleh seorang tokoh lain bercerita kepadanya tentang tema tertentu, kemudian juru cerita mulai mendongeng sesuai dengan tema yang diminta. Cerpen selalu diawali dengan pembuka yang mirip awal dongeng untuk anak-anak misalnya, “Pada suatu hari ….” 8. Teks tersebut terdapat langkah-langkah prosedur kompleks tentang …. a. Cara menciptakan cerpen yang baik b. Cara menulis cerpen dengan metode jelas c. Cara menulis cerpen dengan metode dongeng d. Cara menilai cerpen dari sudut dongeng e. Cara mereka-reka cerpen agar menarik. 9. Beberapa cerpen karangan Seno Gumira Ajidarma menggunakan pola dongeng. Kata “menggunakan” pada kalimat tersebut merupakan verba …. a. Temporal b. Tingkah laku c. Material d. Nominal e. Numeral Bacalah paragraf berikut dengan tepat! untuk soal 10-12 Keempat, jangan serahkan kendraan atau STNK surat tanda nomor kendaraan begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM surat izin mengemudi sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 10. Konjungsi dalam kalimat pertama paragraf tersebut adalah … a. Syarat b. Temporal c. Tujuan d. Sebab e. akibat 11. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat kompleks tersebut dapat diubah menjadi kalimat sederhana. Kalimat sederhana tersebut adalah … a. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK. b. Kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana. c. Pelanggaran itu mengakibatkan kematian d. Pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK. e. Utamakanlah SIM sebagai surat yang ditahan oleh Polantas! 12. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM. Kalimat tersebut merupakan jenis kalimat … a. Berita b. Pernyataan c. Tanya d. Perintah e. sederhana 13. Mereka menanggapi masalah itu dengan santai dan penuh dengan kesabaran. Kata menanggapi dalam kalimat tersebut merupakan verba … a. Material b. Temporal c. Tingkah laku d. pemilihan e. penambahan 14. Kalimat, “Jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya”. Penanda kebahasaan yang berperan sebagai nomina dalam kalimat tersebut adalah … a. Kalimat tanya b. Kalimat perintah c. Verba material d. Verba tingkah laku e. Partisipan Simaklah wacana berikut dengan saksama! untuk soal 15-18 Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca. Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca. Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghomatan kepada mereka dengan cara menganggukkan kepala. 15. Kutipan teks tersebut terdapat struktur … a. Latar belakang b. Tujuan c. Langkah-langkah d. Kesimpulan e. Saran-saran 16. Penanda kebahasaan yang berupa partisipan dalam wacana tersebut adalah … a. Kalian, mereka, membaca b. Kalian, penonton, pakaian c. Kalian, penonton, pentas d. Kalian, penonton, mereka e. Mereka, kalian, membaca 17. Tujuan dalam teks prosedur tersebut adalah … a. Untuk memahami cara membaca puisi di atas pentas. b. Untuk mengetahui cara membaca puisi dengan baik. c. Untuk mengembangkan secara kreatif sebuah puisi. d. Untuk meningkatkan potensi membaca puisi di pentas. e. Untuk mengetahui teknik membaca puisi di atas pentas. 18. Judul yang relevan dalam teks prosedur yang terdapat dalam wacana tersebut adalah … a. Teknik Membaca Puisi secara Kreatif b. Teknik Membaca Puisi secaraEkspresif c. Teknik Membaca Puisi Indah di Atas Pentas d. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas e. Teknik Membaca Puisi yang Baik dan Benar Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama! untuk soal 19-21 Walhasil, saya gagal jadi Ketua RT, gagal mendamaikan Pak Dwiyatmo dan Said. Saya, dokter ilmu politik berijazah luar negeri! Entah apa yang akan saya katakan pada Said kalau kebetulan ketemu di kampus. Saya juga menghindar setiap mau ketemu orang yang saya persangkakan dari Ambon, nyata atau khayalan, hidup atau mati, di mana saja. Saya sangat malu. Leiriza, Luhulima, Tuhuleley, Patirajawane, Raja Hitu, sepertinya semua berwajah Said Tuasikal. Saya juga gagal memahami Pak Dwiyatmo. Saya sudah pergi ke empat benua untuk belajar, riset, seminar, dan mengajar. Tetapi, bahkan tentang tetangga saya, Pak Dwiyatmo, saya tidak tahu apa-apa. Pak Dwiyatmo, Pak Dwiyatmo. Manusia itu misteri bagi orang lain. Tiba-tiba saya merasa bodoh, sangat bodoh Kuntowijaya, RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana”. 19. Kutipan cerpen di atas sesuai dengan teks prosedur kompleks perihal … a. Tokoh Pak RT berhasil mendamaikan Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal sehingga ia wajar jika ia berbahagia. b. Tokoh Pak RT berusaha mendamaikan warganya, yakni Pak Dwiyatmo dengan Said Tuasikal, namun tak berhasil. c. Tokoh Pak RT selalu terbayang-bayang wajah Said Tuasikal orang Ambon dan Pak Dwiyatmo jika bertemu di kampus. d. Tokoh Pak RT merupakan sosok yang penuh dengan perasaan, mudah berbangga hati, dan mudah pula merasa pesimis. e. Tokoh Pak RT berpendidikan tinggi namun tak becus menyelesaikan masalah yang terjadi antar para warganya. 20. Karakter tokoh Saya adalah … a. Merasa bodoh, mengakui kekurangan sendiri, jujur b. Angkuh, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur c. Tinggi hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur d. Baik hati, mengakui kekurangan sendiri, jujur e. Pemaaf, tak mengakui kekurangan sendiri, jujur 21. Sudut pandang yang digunakan dalam cerpen tersebut adalah … a. Orang ketiga mahatahu b. Orang ketiga terbatas c. Orang ketiga terarah d. orang pertama tokoh tambahan e. orang pertama tokoh utama Bacalah kutipan artikel berikut ini! untuk soal 22-24 1 Untuk memeroleh visa. Seseorang harus mempunyai paspor terlebih dahulu, 2 Visa ditempelkan pada paspor itu. 3 Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. 4 Paspor adalah buku kecil yang berisi foto dan informasi identitas diri seseorang. 5 Paspor berfungsi sebagai KTP internasional. 22. Wacana di atas dapat disusun menjadi paragraf yang keheren sebagai berikut … a. 1, 2, 3, 4, 5 b. 2, 1, 3, 4, 5 c. 2, 3, 1, 4, 5 d. 1, 4, 5, 3, 2 e. 1, 4, 5, 2, 3 23. Dalam teks prosedur kompleks wacana tersebut merupakan bagian … dalam teks. a. Pengantar b. Dasar pemikiran c. Tujuan d. Langkah-langkah e. Kesimpulan 24. Paspor dikeluarkan oleh kantor imigrasi yang ada hampir di setiap kota. Kata dikeluarkan dalam kalimat tersebut termasuk verba … a. Nominal b. Temporal c. Tingkah laku d. Material e. Konjungsi 25. Perhatikan judul teks prosedur kompleks, “Cara membuat Botol Kaca”! Dengan judul tersebut, jenis wacana tulisan yang sesuai adalah … a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi 26. Dari judul tersebut soal dapat dirumuskan salah satu tujuannya, yaitu … a. Untuk memahami cara membuat botol kaca. b. Sebagai pengetahuan dan pengalaman pembaca c. Sebagai bahan referensi cara membuat botol. d. Agar pembaca memeroleh pengetahuan banyak. e. Untuk mengetahui cara membuat botol kaca. Bacalah teks negosiasi berikut dengan saksama!untuk soal no. 27-30 Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga oleh masyarakat di Negara-negara lain, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga ke negeri Asia Tengah, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Bahkan, masyarakat Negara-negara di kawasan Timur Tengah, seperti Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung untuk digunakan sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. Kain sarung asal Indonesia, menurut H. Sultoni 53, sangat digemari oleh orang-orang Somalia, Saudi Arabia, dan Yaman. Melihat potensi pasar kain sarung yang cukup besar di Kawasan Timur Tengah itu, pada tahun 2005 ia mengekspor kain sarung ke kawasan tersebut. 27. Ide pokok pada paragraf pertama kutipan teks tersebut adalah … a. Masyarakat negara-negara di kawasan Timur Tengah menggemari kain sarung. b. Malaysia, Brunei Darussalam, Flipina, hingga Asia Tengah, senang kain sarung. c. Kain sarung ternyata tidak hanya digemari oleh masyarakat Indonesia. d. Saudi Arabia, Yaman, Dubai, dan Somalia sangat menggemari kain sarung. e. Kawasan Timur Tengah menggemari sarung sebagai pelengkap pakaian sehari-hari. 28. Pertanyaan yang sesuai dengan wacana tersebut adalah … a. Mengapa kain sarung digemari oleh masyarakat Indonesia dan Kawasan Timur Tengah? b. Bagaimanakah perkembangan perdagangan kain sarung di Kawasan Timur Tengah? c. Bagaimanakah cara mengekspor kain sarung hingga ke Kawasan Timur Tengah? d. Apakah keistimewaan kain sarung buatan Indonesia hingga ke Kawasan Timur Tengah? e. Sampai di negara manakah selain Indonesia, kain sarung digemari oleh konsumennya? 29. Kutipan paragraf kedua teks negosiasi tersebut merupakan bagian … a. Orientasi b. Permintaan c. Pemenuhan d. Penawaran e. Pembelia 30. Jika diperhatikan dari isinya, teks negosiasi tersebut dapat digolongkan pada jenis tulisan… a. Narasi b. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasi e. Persuasi Perhatikan teks negosiasi berikut! Penjual Goodmorning, Mam. Selamat pagi. Pembeli Selamat pagi. Penjual Mari, mau beli apa? Pembeli Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu? Penjual Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil? penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeli Pembeli Yang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada? Penjual Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan habis. Pembeli Ya, dari kayu tidak apa-apa. patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermat Penjual Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk souvenir. Pembeli Saya pakai sendiri. Harganya berapa? 31. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan … a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaran b. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaan c. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhan d. Orientasi, permintaan, penawaran, penutup e. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup 32. Isi percakapan tersebut adalah … a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembeli c. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembeli d. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembeli e. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli 33. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai … a. Ekspresi b. Komunikasi c. Sosial d. Ekspresi e. deskripsi 34. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa … a. Naratif b. Deskriptif c. Ekspositif d. Argumentatif e. Persuasif Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 35-38 Manajer Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Bapak. David Bukan. Ini bukan tanda tangan saya. Manajer Coba saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman ini. David Ya, tidak apa-apa. 35. Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul … a. Kesimpangsiuran b. Ketidakmengertian c. Kebelumtahuan d. Kesalahpahaman e. Kesalahsangkaan 36. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut … a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutup b. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutup c. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutup d. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutup e. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup 37. Akhir dari negosiasi tersebut adalah … a. Permasalahan salah paham masih mengambang b. Permasalahan belum dapat diselesaikan kedua pihak c. Telah terjadi penyelesaian yang dapat dimaklumi d. Telah terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli e. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman 38. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut … a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan manajer. b. Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David memaafkannya. c. Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau tidak. d. Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus memaafkannya. e. Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf untuknya. Bacalah teks berikut dengan cermat! untuk soal 39-40 Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar harganya. 39. Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks negosiasi. a. Orientasi b. Pengajuan c. Penawaran d. Persetujuan e. Penutup 40. Kutipan tersebut merupakan contoh surat … a. Permintaan b. Perjanjian c. Penawaran d. Persetujuan e. Penolakan Kunci Soal UTS Bahasa Indonesia kelas X 1. C 21 E 2. B 22 D 3. A 23 C 4. A 24 D 5 C 25 C 6 D 26 E 7 C 27 C 8 C 28 E 9 C 29 C 10 B 30 C 11 A 31 A 12 B 32 C 13 C 33 C 14 E 34 E 15 C 35 D 16 D 36 E 17 E 37 E 18 D 38 B 19 B 39 B 20 A 40 C
Padakutipan 2 terdapat penggunaan majas, seperti perlahan tapi pasti, cahaya matahari beranjak naik merayapi tubuh senja yang kian menguning. Dengan demikian, pada kutipan 1 terdapat beberapa kesalahan ejaan, sedangkan pada kutipan 2 terdapat penggunaan majas. Kita berharap mudah mudahan jawaban dari pertanyaan Perbedaan Penggunaan Bahasa Pada
.

bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa